Biji Kopi Organik
(disusun oleh: Bariti Coffee)
Pertanian organik adalah sistem budi daya pertanian yang mengandalkan bahan-bahan alami tanpa menggunakan bahan kimia sintetis. Beberapa tanaman Indonesia yang berpotensi untuk dikembangkan dengan teknik tersebut adalah padi, hortikultura sayuran dan buah (contohnya: brokoli, kubis merah, jeruk, dll.), tanaman perkebunan (kopi, teh, kelapa, dll.), dan rempah-rempah. Pengolahan pertanian organik didasarkan pada prinsip kesehatan, ekologi, keadilan, dan perlindungan. Yang dimaksud dengan prinsip kesehatan dalam pertanian organik adalah kegiatan pertanian harus memperhatikan kelestarian dan peningkatan kesehatan tanah, tanaman, hewan, bumi, dan manusia sebagai satu kesatuan karena semua komponen tersebut saling berhubungan dan tidak terpisahkan. Pertanian organik juga harus didasarkan pada siklus dan sistem ekologi kehidupan.
Coffee merupakan marga sejumlah tumbuhan berbentuk pohon yang beberapa di antaranya menjadi bahan dasar pembuatan minuman penyegar kopi. Genus ini memiliki sekitar 100 spesies, namun dari 100 spesies itu hanya dua yang memiliki nilai perdagangan penting, yaitu C. canephora (menghasilkan kopi robusta) dan C. arabica (menghasilkan kopi arabika). Beberapa jenis lainnya juga dipakai sebagai bahan campuran untuk memengaruhi aroma, seperti C. excelsa dan C. liberica.
Kopi Organik adalah metode atau cara tumbuhan kopi dibudidayakan, mulai dari proses penanaman dan perawatan pohon, penanganan buah kopi sampai pengolahan biji kopi menjadi produk siap kosumsi tanpa menggunakan sedikitpun bahan-bahan kimia (zat kimia) seperti pestisida dan herbisida.
Di era modern saat ini sebagian orang justru kembali ke hal-hal yang alami atau natural khususnya dalam mengkonsumsi makanan dan minuman sehari-hari. Mereka lebih memilih mengkonsumsi buah dan sayur yang tidak mengandung pestisida atau lebih dikenal dengan buah atau sayur organik. Fakta menunjukkan betapa pestisida tidak bersahabat bagi tubuh kita. Pestisida dapat mendatangkan berbagai penyakit yang dapat menggangu kesehatan kita di antaranya:
Coffee merupakan marga sejumlah tumbuhan berbentuk pohon yang beberapa di antaranya menjadi bahan dasar pembuatan minuman penyegar kopi. Genus ini memiliki sekitar 100 spesies, namun dari 100 spesies itu hanya dua yang memiliki nilai perdagangan penting, yaitu C. canephora (menghasilkan kopi robusta) dan C. arabica (menghasilkan kopi arabika). Beberapa jenis lainnya juga dipakai sebagai bahan campuran untuk memengaruhi aroma, seperti C. excelsa dan C. liberica.
Kopi Organik adalah metode atau cara tumbuhan kopi dibudidayakan, mulai dari proses penanaman dan perawatan pohon, penanganan buah kopi sampai pengolahan biji kopi menjadi produk siap kosumsi tanpa menggunakan sedikitpun bahan-bahan kimia (zat kimia) seperti pestisida dan herbisida.
Di era modern saat ini sebagian orang justru kembali ke hal-hal yang alami atau natural khususnya dalam mengkonsumsi makanan dan minuman sehari-hari. Mereka lebih memilih mengkonsumsi buah dan sayur yang tidak mengandung pestisida atau lebih dikenal dengan buah atau sayur organik. Fakta menunjukkan betapa pestisida tidak bersahabat bagi tubuh kita. Pestisida dapat mendatangkan berbagai penyakit yang dapat menggangu kesehatan kita di antaranya:
- Iritasi kulit, mata, dan paru-paru.
- Gangguan hormon.
- Meracuni otak dan sistem ketegangan.
- Kanker.
- Darah menjadi tidak sehat dan normal.
- Kelainan saraf-Cacat pada janin dan mempengaruhi reproduksi.
Rasa kopi non-organik biasanya menjadi kurang enak karena terpengaruh oleh zat-zat kimia dari pestisida dan herbisida. Anda dapat membandingkan kopi Gourmet yang di buat dengan biji kopi organik dan bubuk kopi kemasan yang berasal dari perkebunan non-organik, jika anda penikmat kopi sejati pasti akan langsung merasakan perbedaannya. Petani kopi di pegunungan khususnya mereka yang menjadi pemasok biji kopi ke perusahaan pembuat produk kopi terkenal, biasanya mereka menjual biji kopi dengan harga yang murah, hal ini yang menjadi alasan mereka (petani kopi) untuk menggunakan pestisida dan herbisida dalam mengolah perkebunan kopinya, hal ini dilakukan demi menjaga jumlah biji kopi yang akan di serahkan ke pihak perusahaan.
Dengan membeli dan mengkonsumsi kopi organik maka secara tidak langsung kita menolong para petani kopi mendapatkan fair-trade untuk produk mereka dan meningkatkan perekonomian para petani tersebut. Jadi jika anda menginginkan kopi yang lezat dengan kualitas terbaik pilihlah kopi yang berasal dari biji kopi organik. Disamping anda akan merasakan citarasa kopi terbaik, anda akan mendapatkan manfaat kesehatan, dan tentunya akan membawa pengaruh positif untuk lingkungan dan orang lain.
Selamat menikmati secangkir kopi organik yang lezat.Mereka yang mengkonsumsi makanan yang mengandung pestisida akan memiliki resiko masalah kesehatan tertinggi, tidak hanya konsumen yang memakan saja tetapi juga petani sebagai produsennya. Menurut data dari The Environmental Working Group, ditemukan dalam setiap produk pertanian rata-rata terdapat pestisida sebanyak 63%, bahkan setelah dicuci sekalipun.Perkebunan kopi dengan metode organik (natural growing) tanpa menggunakan pestisida dalam pengolahan tanah maupun perawatan pohon kopi akan menghasilkan biji kopi dengan kualitas yang baik dan terbukti menghasilkan kopi dengan aroma dan rasa yang lebih lezat dari pada kopi non-organik.
Dengan sistem penanaman dan pengolahan kopi organik yang memperhatikan kesuburan tanah tentu akan lebih baik dan akan membantu kelestarian alam sekitarnya. Menjaga kelestarian alam pada penanaman kopi organik akan membuat citarasa kopi terbaik. Lihatlah kopi Luwak Indonesia yang di hasilkan oleh perkebunan organik, berkat keseimbangan alam yang terjaga Luwak bisa hidup dengan tenang di perkebunan kopi dan menghasilkan kopi Luwak untuk sebagian orang merupakan kopi terlezat di dunia dan telah di akui sebagai salah satu kopi Gourmet terbaik di dunia.Sebenarnya hal ini bisa di cegah dengan pola penanaman organik, walaupun jumlah produksinya pasti akan lebih rendah dibandingkan pengolahan menggunakan metode non-organik, namun petani harusnya tidak kawatir dengan kondisi tersebut karena harga biji kopi organik di pasar stabil dibandingkan kopi non-organik.
Selamat menikmati kopi organik dengan kualitas terbaik kemudian dapatkanlah manfaatnya.
Sumber:

No comments:
Post a Comment